menggenggam kesempatan =p

March 26, 2006

Kesempatan dan masalah itu seperti peruntungan,

ada kalanya sekeras - kerasnya kita berusaha,

kesempatan dan masalah tidak kunjung datang,

datang tiba - tiba, tidak menentu kapan, dimana, bagaimana

sama waktu hujan turun..

Ada yang meneduh..

ada yang jalan terus, [memang semuanya akan kembali dengan seberapa derasnya hujan itu turun] hehe

kalo kita mau jalan..

kemudian [ada yang bilang wah tunggu saja sebentar lagi ajah mas, pasti hujannya akan reda]

kemudian ada yang membalas [siapa tau ujannya makin deres]

kuputuskan saat itu juga, tutup kuping, langsung gas, hadapi hujan.

mungkin ini juga peruntungan, namun yang paling utama tidak ada yang paling pasti, namanya juga hidup.

Hujan atau masalah atau peruntungan yah cuman bisa dibatasin sama waktu, kapan itu turun.

Mungkin ga ada yang namanya masalah tanpa tancap gas

tapi ..

Mungkin juga ga ada yang namanya kesempatan tanpa tancap gas

siapa yang tau ?

kita cuma bisa tancap gas, menghadapi hidup. tidak ada yang namanya mungkin.

intinya ngerti kan=p.

jam 3 siang di cigadung : dari duduk2 sore nunggu hujan tapi eeh ga jadi, musti masuk kantor..tancap gas!!!

1 tahun

March 3, 2006

Jumat 030306
12 bulan – Genap
1 tahun.

Dari pengalaman lama
ada sesuatu yang baru untuk dipelajari. Menanti untuk dimulai, dari pengalaman itu
sudah berbuah kembali, namun untuk dipetik, masih harus terus berpikir apakah
itu sudah pantas diambil. Ataukah memang aku masih harus terus memulai. Ada
orang yang bilang ” begitu kita juga jatuh cinta pada sesuatu, justru kita
harus melepaskannya, hanya dengan sikap seperti itu kita akan terus
meningkatkan diri. Seperti pada waktu masa mahasiswa dimana kegilaan
beraktivitas masih menerpa, pada akhirnya waktu harus berjalan menyadarkan,
tongkat estafet itu harus diberikan pada generasi berikutnya. Alasannya ada
sesuatu yang lebih menantang untuk di hadapi bukan hanya dengan alasan masa –
masanya sudah selesai.

 kubersyukur bahwa
kesadaran itu datang tepat pada waktunya.Kutetapkan hati bahwa masih terlalu
dini untuk menetapkan pilihan hidup.
Jalan ini ada di persimpangan. Aku percaya bahwa Inovasi diri dimulai dari
diri dan ketetapan pilihan. ada sesuatu yang lebih menantang untuk di hadapi.
Satu konsekuensi nya ” seperti Kata pak
Tisna Sanjaya, jadilah pohon, tumbuh tidak tergesa – gesa. Tetap tumbuh dengan
satu catatan : tidak tergesa – gesa. Filosofi pohon ini menarik untuk
diterapkan.

 
Catatan dari
arsitektur, ketika suatu waktu dimensi cahaya ke dalam bentuk dimulai dirasa,
sesuatu yang baru ketika cahaya mulai masuk ke dalam bentuk, bayangan mulai
menampakkan diri.
Mulai ada
proporsi, mulai ada bentuk, mulai ada kedalaman. Bayang – bayang yang mulai tercipta
dari tekstur frontal di depan kita, mulai di bawah kita, mulai di atas kita. Mulai
saling menimpa, menjadikan suatu alasan dari bentuk itu supaya ada.Pada
akhirnya kita sendiri yang me-reka bentuk itu sendiri supaya bayangan itu
ada.Satu lagi kesalahan yang tidak akan terulang.
Kesalahan mencipta bayangan yang tidak disengaja.

 

Dalam hati ku
terus berharap

Semoga 3 Bulan ke depan, 

Hidup akan
semakin menantang

untuk dihadapi …

tentunya

untuk dipelajari

 

 

Catatan dari
Ruang – ruang kehidupan yang lain, bahwa makin banyak ketidakadilan terjadi, konsekuensi
Undang2 anti pornografi [tepatkah?!?!]] kartun Islam yang melecehkan [menyakiti
pribadi yg lain!!!], orang – orang yang semakin jauh dari pikiran baik
[semakinnn!!!!] . Kesimpulan [ironis!!!!!]