2 tahun 3 bulan
July 22, 2007
Mimpi pemimpi
“Diri yang pemimpi “ saat menuju 2 tahunan kemarin. Banyak pelajaran yang terjadi, mengenai karir, hidup, cinta dan harapan. tiap2 peristiwa mempunyai arti tersendiri. Kembali ke perkataan pak Tisna untuk tetap “ hidup tidak tergesa – gesa“. Keinginan ada karena diri sendiri, tidak untuk dipaksakan dengan tergesa - gesa. Mimpi untuk lepas dari kemapanan yang sudah ada, mimpi untuk melawan arus dan mimpi untuk menjadi diri sendiri. Teringat buku yang dulu dibaca mengenai bagaimana menjalani hidup ini sebaik – baiknya jadilah ikan salmon yang sehat yang selalu menjadi arus bagi dirinya, dan lincah dalam melawan ataupun mengikuti arus”. Perjuangan pengambilan dan menjalani keputusan itu pun sangat sulit sekaligus. Akhirnya proses Resign selesai, sayap kembali terkepak, untuk berlari dan terbang. Keputusan untuk melepaskan apa yang dicintai dan kembali ke mimpi yang ada. 1 tahun yang terbaik di DP architect , 1 tahun yang terbaik di Urbane Indonesia. 3 Bulan yang terbaik untuk berhenti sesaat
Perjalanan pun tiba di angka 15 hari setelah waktu resign.Hari – hari tanpa pekerjaan tetap. Suatu waktu ku bertemu dengan orang2, disitu disimpulkan bahwa kenapa melepaskan pekerjaan tanpa mengetahui apa yang ada di depan kita, itu memang benar.. untuk apa, perkataan itu dipikirkan selama beberapa lama. Apa yang dikerjakan pada saat – saat tanpa pekerjaan seperti ini? Perhitungan matematis seperti gaji yang nol, dan defisit tabungan yang terus menerus. Ada kalanya ingin kembali ke saat – saat terdahulu, dimana semua masih terpegang dan hidup itu terasa sangat pasti. Bekerja itu seperti peningkatan intelegensia, ketika kita meningkatkan intelegensia terlalu berlebih, sekarang saatnya bagamaina situasi yang kosong mengingatkan untuk selalu mawas diri.
Di hari – hari terakhir di Singapore, akhirnya ada kep
utusa
n juga untuk Melihat
Hongkong, berkesempatan juga jalan2 ke kota ini ,Iyo, koes, yeaaaaaaaaaaah….duo maut. Melihat, menyentuh, merasakan
karya2 terbaik yang ada di sini. Bank of china, HSBC, IFC, kura2 concert hall, chung kiong, macdonald, burger king always, the peak, the beach, etc, woow.. thanks rie, Dowel, anis, dod for the guides and hospitality. Arsitektur kotanya benar2 luar biasa. Trip yang benar2 oke banget!.. look at the picture guys. Hmmmpffff . Perencanaan transportasi public yang baik, sebenarnya dilihat lagi Singapore tidak kalah jauh dari hongkong yang serba hectic ini. Dibalik controversial penerapan GST 0 % di hongkong, ternyata tiap2 kota harus memiliki keunikan nya sendiri based on its will.
Suatu ketika, tertegun, saat itu jam 7 pagi di kamar, Jakarta, merenungi diri ini.
mau kemana diri ini. Flashback pikiran, tiba2 terlihat keluarga, kehidupan , teman, kampus lagi. Terlalu banyak keraguan yang ada, semua harus dilepaskan perlahan – lahan untuk bisa melecut maju. Ya kenangan demi kenangan itu selalu ada, sejak pertama kali 6 tahun yang lalu memasuki dunia arsitektur, sampai sekarang. Flashback itu terasa begitu cepat. Aku merasa ini titik yang terbawah dimana memang tidak punya apa2 untuk diperjuangkan. Tanpa disadari ternyata ku percaya dengan kekuatan keinginan dan doa, begitu kita hidup dengan penuh tujuan 200 dari 100 persen , jalan akan terbuka. Dengan kekuatan doa, jalan yang itu akan selalu dibukakan. Tiada logika memang.
Ada beberapa cerita berharga dari sepanjang perjalanan transisi yang menarik ini
Ada suatu cerita, pada saat projek desain toko di Banjarmasin. Ku bertemu dengan om tua yang akan mengurus neon sign bersama ayah juga, mereka, orang2 dengan 40 tahun pengalaman berdua bercerita dan bercerita. Mereka berkata bahwa kita harus mensyukuri apa yang kita dapat, hidup untuk selalu puas akan hasil yang sudah diberikan, melihat apa yang dipunyai. Yang sulit itu apabila kita mau untuk mensyukuri apa adanya. Apabila kita ingin selalu ke atas, kemanakah ujungnya ? Ingat bahwa Di atas langit masih ada langit ? ada waktu juga sekonyong2 oma yang baru saja datang dari kota samarinda, di hari yang lain, memberikan wejangan, kamu sekarang sudah maunya apa ?
Kemudian, Suatu waktu diajak juga ke tempat ajeb2 yang eksotis penuh dengan wewangian rokok, lampu warna – warni dan desain lekuk2 yang sensual. Suara2 itu sungguh menghipnotis, ada kalanya 10 menit kita terdiam hanya untuk mendengar suara ajeb2 yang sebenarnya berorder jelas penuh dengan ketukan yang berdebam. Sejauh melihat aktifitas yang ada disana, mereka semua tertawa penuh makna, minum bersama penuh makna, terkadang meliuk – liukkan tubuhnya seraya mengangkat tangannya lurus keatas. Satu hal yang pasti mata – mata mereka adalah mata kesepian.
Suatu sore di kantor IAI perbincangan pun dimulai dengan salah satu arsitek senior, angkatan 64, nama beliau sering didengungkan ketika ada penjurian sayembara arsitektur, beliau bercerita mengenai bagaimana dahulu beliau berkarya hingga sekarang. Ku bertanya pula, “pak worth it ngga sih jadi arsitek “ hehe , beliau pun menjawab sambil menatap dengan pasti” veeeeeryyy, ini sebuah berkah bagi saya “. Sambil tersenyum .Kita kemudian ngobrol2 gimana kehidupan arsitek yang selalu penuh lembur dan jam malam2 memang sulit namun ya itulah arsitek. Beliau berpesan “masyarakat kita biasa hidup tidak jujur, disini, semua seperti berpura – pura, kita tidak bisa bangkit kalau kita tetap tidak jujur.. untuk menjadi arsitek kamu harus punya nama, untuk bisa berbuat “ Ketika penutupan perbincangan, ku bertanya,”masih lembur ngga pak dikantor ?” beliau pun menjawab, saya sudah 14 hari ngga pulang nih, ya gimana ya arsitek ya seperti ini, [waw] ketika sampai ke lobby Jakarta Design Center, beliau pun menepuk pundakku dan dijemput oleh sopir nya naik mobil slk sport compressor, terlihat beliau sangat menikmati hidupnya… gaya banget=p sampai ketemu lagi ya pak!
apa yang kita pikirkan apa yang kita inginkan itulah yang kita tuju, memulai perjalanan, Berbicara melalui hati dengan usaha dan doa.
Mengenai hidup dan pencarian tujuan dalam hidup.. harga yang dibayar untuk sebuah impian itu mahal. Kehilangan kemapanan, kehilangan teman terbaik, kehilangan komitmen. Kehilangan dan kehilangan. Tidak semudah yang terbayangkan. Seorang teman yang sangat baik, pernah berkata untuk segala kemapanan yang telah dia raih, di berkata “ dibalik semua prestasi yang saya capai, saya berjuang keras dan mengorbankan banyak hal untuk itu, dan saya berhak untuk itu rich, ada nada kekecewaan di raut mukanya, seakan2 dunia ini tidak berpihak kepadanya..” salah Seorang teman lain yang sangat baik pernah menulis “Rich, remember to protect your dream and don’t let anyone take it away from you , not even yourself !“, setelah mimpi itu kita jalani, apa yang ada di ujungnya ? …cabang jalan yang penuh gegap gempita?… ataukah cabang jalan berbatu2 yang bahkan ada durinya?…. Kenapa selalu ada cabang2 jalan yang harus kita tempuh?…. aku bertanya, Kubersyukur karena ku masih bisa memilih cabang mana yang akan kupilih. Tetap berbuat dan Tetap berkaca..Kubersyukur untuk sadar bahwa semua pekerjaan itu harus bisa disyukuri. Ngeluangin waktu buat keluarga, dan Tuhan, disaat2 di seperti ini, rasanya seperti mendapat berkah yang tiada ternilai. I pray for You… impian sejak lama di Foster and Partners. Kesempatan itu datang. Ada medan yang baru di depan, menunggu untuk dijajaki.
Pada akhirnya teringat kembali pada satu titik perhentian di Hongkong yang membuat diri tertegun sampai sekarang, banyaknya unjuk rasa, bentrok antar keyakinan, protes dari pengikut dari salah satu sekte disana, benar2 membuat miris, suatu waktu internet pun dibuka utnuk memuaskan rasa penasaran, browsing – demi browsing dilakukan, “Organ Harvesting Camp ?”. Dunia ini sudah terbalik memang, penderitaan benar2 merinding. Kuatnya suatu keyakinan dan pertentangan paham dalam pikiran memang benar2 mengerikan. Batas antar benar dan salah sudah kosong. benar menjadi salah yang salah menjadi benar. Prinsip – isme yang menistakan kasih benar2 membuat tertegun.Ada suatu cerita ketika berjalan2 ke Bali di sebuah gudang , ada orang yang bernama pak Made, beliau menceritakan, ia bertemu dengan anand khrisna yang berkata “ jika ada sebuah hal yang membenarkan membunuh dan menyakiti sesama akan menerima kebahagiaan sejati, itu omong kosong, saya akan terima dicari2 untuk dibunuh untuk melawan hal itu “ tertegun memang, sudah bukan saatnya kita hidup di dalam dunia yang egosentris dan mementingkan diri sendiri. Dunia ini semakin lama akan semakin gila dengan tekanan dan pemikirannya yang sekuler. Untuk keyakinanku, kakakku pernah mengingatkan tentang perkataan seorang romo, Vertical itu bagaimana kita dengan yang diatas, hubungan dengan Tuhan itu sendiri. Horizontal itu bagaimana kamu berbuat terhadap sesama, siapapun dia, apapun keyakinannya, apapun penyakitnya, apapun keadaannya, berbuatlah untuk sesama. Kita hidup di dunia yang hampa akan kasih. Kita hidup untuk menyebarkan kasih…
selesailah petualangan 3 bulan transisi kemarin, sekarang jam kembali berputar cepat setelah dibekukan Aura pulau Jawa dan Kalimantan yang sungguh menghipnotis…
Suatu waktu ku dalam liburan ke Bali dan Banjarmasin,
berkeliling dari tempat satu ke tempat yang lain.
Duduk berdiri dan duduk kemudian diam
Hembusan nafas dari alam itu begitu terasa.
Kita bernafas,
alam pun bernafas,
menciptakan ritme – ritme kehidupan Fibonacci yang lain.
Ritme – ritme itu membuat monumentalisme tersendiri.
Benar kata teman terbaikku,
untuk pertama kalinya kulihat langit Bali itu begitu biru
Our Sallary, Our Life, are we rockstar?
July 12, 2007
Hi Guys, Check this out … I’m
so happy to see these articles from coroflot.com! A gift for all of you… I
remember from the rise of the creative class - Richard Florida, world is
getting fast and lacked of creative Rock star…Let’s try to be rock star
in the rockin’ place.What do you think;p , - Rich [have been updated for the graphic problem]
Design Salaries 2001-2006
All Good
Overall it has been a good year for creative salaries. Each field we surveyed
showed some growth, with Interior Design and Graphic Design making the
biggest gains. Our two new categories remain simple data points for now but
their position relative to the other fields is interesting - fashion design
has made its debut right up at the top of the pack! ahem. - Not that we are
encouraging readers to look at this chart in any kind of competitive-ranking
way. Do that and we’ll start polling plumbers, bankers
and urban waitstaffs just to keep it all in check!
Any salary is a
good salary if you are doing what you like.
Career Wages in Creative Fields
Career Path as Demarked by Dollars
We marked out four milestone creative positions to create a "compensation
career path" of sorts. It reveals the pacing and range of pay
in and between creative fields. Some interesting points… The
fields of Fashion Design and Interaction
/ Web Design are
exceptional for their great pay range. Architecture is notable for its
overall short salary span but also for the little room there is
left at the top of its practice for salary increases. Senior Interaction
/ Web Designers don’t make much more than those below them considering
the profession’s overall pay range. The milestone positions fall evenly
along the salary span of only one field; Graphic Design - perhaps it
is a more
disciplined
discipline?
Rock-osity, Who’s Got It?
We took the
average salaries of the top 14 countries in our survey and ran them through The
Economist’s Big Mac Index. Doing so allows us to see, in a compartive sense,
how "large" a designer "rolls" on his local turf. For instance,
the chart indicates that while cruising their respective neighborhoods, a
UK designer
rolls larger than does her German counterpart. The simple economic
explanation of these differences is that they are due to
deviations in demand - in some countries designers are simply hotter commodities
- and as is the case with rockstars, demand turns into dollar$$$. And
this is why we measure the degree of this demand in units of "rock-osity", of
which there are eleven.
The Waterfall

ini satu
lagi desain yang melahirkan tim kucing garong dengan lagu2 fenomenal dewa –
dewi, kucing garong dan ditutup dengan ACI, bener2 mengerikan. Disini kita belajar semangat untuk berbuat dan memaksimalkan diri dengan cara yang menyenangkan dan heboh, no compromise, tetep
heboh !!! ditengah - tengah hadangan virus2 autorun dan dilingkupi aura si bandung lautan api yang luar biasa, disini tim yang bisa bertahan dia yang menang karena skala gedung
yang luar biasa =p,
ide
dimulai dengan pencitraan gedung pengairan milik pemda, kita mengambil analogi
dari waterfall. Tampak bangunan merupakan refleksi dari Air Terjun - Tampak
Bangunan akan menyiratkan air terjun. Fasade kaca akan melengkung ke arah bawah
memberikan efek yang terbuka sebagai responsnya terhadap lokasinya yang ada di
daerah jalan raya. Air Terjun ini akan diputuskan oleh lobby dan Floating
Gallery. Ekspresi bangunan akan ringan dan menggunakan warna - warna air yang
cenderung jernih transparan untuk ekspresi void dan putih untuk ekspresi solid.
Beberapa konsep
fungsional seperti pengaturan tangga kebakaran dan flow ruang yang lebih baik
pun dimunculkan.
Kinerja gila tim kucing garong ini dengan 5 hari yang tidur Cuma
3 jam, semua berkorban total untuk sayembara yang satu ini. Sekali lagi menang
atau kalah bukan masalah. Sampai hari akhir, kita harus membuat maket. Ketika pengumpulan
jam 5 sore , Jam 1 berangkat dari bandung ke Jakarta, maket baru jadi 1 / 2,
sampe di x trans tomang, kita berangkat ke jdc, ngbuat maket di parker jdc,
sampe kita mau motong2, ternyata bahan maket ketinggalan di tomang, itu uda jam
4, akhirnya kita siapin panel2 nunggu sampe jam 4.45 bahan baru dateng sampe diusir - usir satpam gara - gara ngebrantakin tempat parkir, "tunggu paaaak 10 menit lagi !!!" saya bayar deh parkir mobilnya !!" , tapi ga berhasil dan kita harus ngerjain maket itu di dalem mobil dan dikumpul
jam 5 ,
akhirnya maket gaya kucing garong pun lahir, hahahahahahahahahaahahaha…
Rich : kayanya kita pasti menang ?
Japs : rasanya sih menang
Dicke : bisa
apa sih mereka mereka ?
Hahahaha…
I’m proud of us guys !!!
see ya in the next competition, congrats!!!
Jakarta Design Center Design Responses for Global
Warming
Nah ini
dia, kompetisi desain edisi tim RJL yang baru aja dilahirin dengan totalitas
yang bener – bener total, kerja 1 setengah hari mulai dari sabtu sore sampe
minggu malem, dengan orang – orang yang total pasti jadi mengerikan, menang
atau nda itu ngga masalah, yang penting tetep berkarya ini solusi dari kita
buat nanganin global warming yang lagi trend, ide yang utama dari penanganan
energi secara mandiri. Desain dari bangunan ini menanggapi isu global warming
yang disebabkan penggunaan energi bumi secara besar - besaran dengan
menciptakan energi melalui perencanaan fasadenya. Energi akan dibentuk oleh
solar panel yang terletak di sisi barat bangunan. Bangunan ini akan menciptakan
pencitraan yang inovatif untuk ikut serta dalam memecahkan masalah energi di
dunia secara mikro. Tipe cladding fasade akan dibagi menjadi 3 tipe, yaitu :
Solar Panel, Kaca hitam Refleksi 80%, Kaca hitam Refleksi 60%. Isu ruang
perkotaan mencoba dipecahkan dengan konsep Connecting Public Pedestrian access
and Creating Frontage Public space - Bangunan akan menjadi role model dalam
menciptakan desain yang humanis dengan menciptakan akses bagi pejalan kaki.
Akses bangunan akan dipisahkan di sisi samping bangunan untuk menciptakan
plaza ruang publik yang baik untuk perbaikan perilaku berkota dari penduduk
Jakarta.
Desain bentuk nya diambil dari satu buah bahasa yang lugas dan monumental. satu
buah frame yang lengkung diambil untuk memecahkan efek bulky dan menimbulkan
kesan sexy and sophisticated sebagai bentuk pencitraan baru dari Jakarta Design
Center.
Di dalam plazanya akan diletakkan monumen pohon yang diinspirasi dari tulisan
monumen pohon tisna sanjaya, lagiii ?? iya, inspirasi tisna sanjaya dengan
tulisan – tulisannya selalu segar menggelitik kita dalam memperlakukan alam
secara lebih baik dalam bagian depan plazanya juga akan diletakkan
Pameran design eksperimental dengan Efek asap sehingga gambar yang terjadi akan
menjadi 3 dimensi , halte bus, galeri desain center dan penataan Komposisi
Landsekap dari transformasi sungai yang mengalir dengan bebatuannya.
keseluruhan komposisi ini diharapkan bisa membantu meningkatkan ruang publik
kota secara lingkupnya sebagai plaza dari gedung Jakarta Design Center
untuk memaksimalkan fungsi gedung. Pemanfaatan lantai teratas sebagai area
restaurant diusulkan pada tahap selanjutnya. konsep restaurant terbuka ataupun
Ballroom untuk resepsi pernikahan disajikan dengan elemen hijau sebagai bentuk
sumbangan bangunan terhadap penurunan suhu kota pada lingkup mikro kota.
Monumen Pohon [Tisna Sanjaya]
Pohon mengajarkan kita untuk tumbuh tidak tergesa - gesa.
… Kita kembalikan bara api
yang telah membakar proses kreasi pada alam
yang terhampar menjadi guru…
Kita tanami pohon pohon langka,
pohon-pohon obat penawar duka menjadi pohon kehidupan sehari hari,
juga sumber mata air, udara, selain pohon yang selalu mengajarkan kita
tentang tumbuh tidak tergesa gesa…
Terselip
pembicaraan di saat jam 12 malam di hari minggu, di mata yang makin meredup dan
permulaan saat2 pembuatan RAB
rich :
japs, za heboh kita ? gimana ?
japs : segalanya
ada , heboh !!
liza :
pasteee
Keesokan
harinya japs kembali ke PSUD Bandung dan Liza ke Bali untuk liburan. Congrats
guys akhirnya masuk nominasi kita =p



